BAB 9
PERENCANAAN DAN PENGENDALIAN MANAJERIAL
1.
Jelaskan
perbedaan antara sistem penetapan biaya standar dan sistem penetapan biaya
kaizen yang popular di Jepang!
·
Sistem
penentuan biaya standar mencoba untuk meminimalkan varians antara biaya yang
dianggarkan dengan biaya aktual.
·
Penentuan
biaya kaizen menekankan untuk melakukan apa yang diperlukan untuk mencapai
tingkatan kinerja yang diinginkan dalam kondisi pasar yang kompetitif.
Konsep Biaya Standar
|
Konsep Biaya Kaizen
|
Pengendalian biaya
|
Pengurangan biaya
|
Diterapkan pada kondisi manufaktur yang ada
|
Diterapkan pada perbaikan manufaktur secara terus-menerus
|
Tujuan : kesesuaian dengan standar kinerja
|
Tujuan : mencapai target pengurangan biaya
|
Standar ditentukan tiap tahun
|
Target pengurangan biaya ditentukan setiap bulan
|
Analisis varians didasarkan pada aktual vs standar
|
Analisis varians didasarkan pada pengurangan biaya secara konstan
|
Melakukan investigasi apabila standar tidak terpenuhi
|
Melakukan investigasi jika target biaya tidak tercapai
|
2.
Apakah
penetapan yang terkait dalam rancangan sistem kendali atau informasi
multinasional?
a)
Penyebaran
rendah dengan sentralitas yang tinggi, digunakan oleh organisasi yang lebih
kecil dengan operasi bisnis internasional yang terbatas, dan system informasi
domestic yang mendominasi kebutuhan.
b)
Penyebaran
tinggi dengan sentralisasi yang rendah, digunakan oleh perusahaan multinasional
dengan operasi di wilayah geografis yang berbeda-beda.
c)
Penyebaran
yang tinggi dengan sentralitas yang tinggi, dijalankan oleh perusahaan dengan
aliansi strategi di seluruh dunia.
3.
Sebutkan
kesulitan-kesulitan dalam perencanaan dan pelaksanaan sistem evaluasi performa
dalam perusahaan multinasional!
Kesulitan
yang muncul yaitu :
a)
Mempertimbangkan
profitabilitas operasi yang ada.
b)
Menentukan
area yang memiliki kinerja tidak seperti yang diharapkan
c)
Mengalokasikan
sumber-sumber daya perusahaan yang terbatas dengan produktif.
d)
Mengevaluasi
kinerja manajemen.
e)
Memastikan
perilaku manajemen konsisten dengan prioritas strategi.
4.
Sebutkan
6 alasan yang mendukung perusahaan induk supaya menggunakan sistem kendali
domestiknya untuk usaha luar negerinya dan 6 alasan yang menentang praktik ini!
Argumen yang mendukung penggunaan
sistem pengendalian domestik :
a)
Pertimbangan
kontrol keuangan jarang sekali merupakan sesuatu yang penting dalam tahapan –
tahapan awal pendirian operasi luar negeri
b)
Umumnya
akan lebih murah untuk menggunakan sistem domestik dari pada harus membuat dari
awal keseluruhan sistem yang dirancang untuk operasi luar negeri
c)
Untuk
menyederhanakan penyusunan dan analisis laporan keuangan konsolidasi, pihak
kontroler perusahaan harus menegaskan bahwa seluruh anak perusahaan yang
beroperasi menggunakan format dan daftar yang sama untuk mencatat dan
mengirimkan data keuangan dan operasi
d)
Mantan
eksekutif domestik yang bekerja pada operasi luar negri dan atasan perusahaan
mereka akan lebih nyaman jika mereka dapat terus menggunakan sebanyak mungkin
sistem pengendalian domestik umumnya karena mereka mencapai manajemen tingkatan
tertinggi dan menguasai sistem domestik
Yang menentang praktik penggunaan
sistem pengendalian domestik yaitu :
a)
Arahan
yang disalah-artikan
b)
Toleransi
yang rendah terhadap kritik
c)
Hilangnya
rasa percaya diri manajer luar negri apabila menggunakan pengendalian domestic
d)
Ketidakmauan
untuk mendelegasikan kekuasaan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar