BAB 11 MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN
1.
Deskripsikan
apa saja yang diperlukan dalam manajemen risiko perusahaan (ERM)!
Manajemen Risiko dimulai dari proses
identifikasi risiko, penilaian risiko, mitigasi, monitoring dan evaluasi.
Risiko dapat terjadi pada pelayanan, kinerja, dan reputasi dari institusi yang
bersangkutan. Risiko yang terjadi dapat disebabkan oleh berbagai faktor antara
lain kejadian alam, operasional, manusia, politik, teknologi, pegawai,
keuangan, hukum, dan manajemen dari organisasi. Suatu risiko yang terjadi dapat
berasal dari risiko lainnya, dan dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Risiko
rendahnya kinerja suatu instansi berasal dari risiko rendahnya mutu pelayanan
kepada publik. Risiko terakhir disebabkan oleh faktor-faktor sumber daya
manusia yang dimiliki organisasi dan operasional seperti keterbatan fasilitas
kantor. Risiko yang terjadi akan berdampak pada tidak tercapainya misi dan
tujuan dari instansi tersebut, dan timbulnya ketidakpercayaan dari publik.
2.
Apakah
yang dimaksud dengan risiko pasar? Gambarkan risiko ini dengan contoh valuta
asing!
Risiko pasar muncul karena harga
pasar bergerak dalam arah yang merugikan organisasi.Misal, suatu perusahaan
mempunyai portofolio sekuritas saham yang dibeli dengan harga Rp 1 miliar.Misalkan
harga saham jatuh, sehingga nilai pasar saham tersebut turun menjadi Rp 800
juta.Perusahaan tersebut mengalami kerugian karena nilai portofolio sahamnya
turun sebesar Rp 200 juta.Kerugian tersebut disebabkan karena harga saham
bergerak kearah yang kurang menguntungkan (dalam hal ini turun).
3.
Apakah
yang dimaksud dengan derivatif keuangan dan masalah akuntansi apa saja yang
berhubungan dengannya?
Derivatif keuangan merupakan
instrumen derivatif, di mana variabel-variabel yang mendasarinya adalah
instrumen-instrumen keuangan, yang dapat berupa saham, obligasi, indeks saham,
indeks obligasi, mata uang(currency), tingkat suku bunga dan
instrumen-instrumen keuangan lainnya.
a)
Masalah
tambahan lain yang berkaitan dengan akuntansi untuk derivatif: Akuntansi untuk
derivatif yang tertanam.
b)
Mengkualifikasikan
kriteria hedging.
c)
Pengungkapan
tentang instrumen keuangan dan derivatif.
4.
Apakah
yang dimaksud dengan kontrak ijon keuangan? Apakah bedanya dari kontrak
berjangka?
Kontrak ijon adalah kontrak
pertukaran valuta yang menginginkan pengantaran sejumlah nilai mata uang pada
tanggal yang telah di sepakati di masa depan.Jadi perbedaan antara kontrak ijon
& kontrak valuta asing berjangka terletak pada nilai valutanya. Jika kontrak
ijon nilai valuta di tentukan pada akhir kontrak dan jika kontrak valuta asing
berjangka menggunakan nilai valuta pada saat awal kontrak.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar